Makanan

Pilihan Makanan Pereda Perut Kembung Agar Pencernaan Nyaman

Pilihan Makanan Pereda Perut Kembung Agar Pencernaan Nyaman
Pilihan Makanan Pereda Perut Kembung Agar Pencernaan Nyaman

JAKARTA - Perut kembung kerap datang tanpa aba-aba dan langsung mengganggu aktivitas. Rasa penuh, sesak, hingga begah di perut membuat sebagian orang menjadi sangat selektif dalam memilih makanan. Tidak sedikit pula yang justru menghindari makan karena takut kondisi kembung semakin parah. 

Padahal, tidak semua makanan memperburuk keadaan. Sebaliknya, ada jenis makanan tertentu yang justru membantu meredakan gas dan membuat perut terasa lebih nyaman.

Secara umum, perut kembung disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan. Kondisi ini bisa dipicu oleh gangguan pencernaan, sembelit, hingga pilihan makanan yang kurang tepat. 

Makanan tinggi gula, pati, dan jenis serat tertentu diketahui dapat meningkatkan produksi gas di usus. Jika salah memilih asupan, gas bisa semakin menumpuk dan memicu rasa tidak nyaman berkepanjangan.

Untuk mengatasinya, penting memilih makanan yang relatif rendah gas dan mudah dicerna. Jenis makanan non-gas, seperti protein tanpa lemak, buah tertentu, serta biji-bijian sehat, dipercaya dapat membantu mengurangi jumlah gas di usus. Bahkan ketika dikonsumsi saat perut sudah terlanjur kembung, makanan ini tetap dapat membantu meredakan rasa begah.

Peran Pola Makan dalam Meredakan Kembung

Pilihan makanan memegang peranan besar dalam mengelola kondisi perut kembung. Saat pencernaan sedang bermasalah, tubuh membutuhkan asupan yang tidak membebani kerja usus. 

Protein hewani tanpa lemak menjadi salah satu pilihan aman karena tidak mengandung karbohidrat yang dapat difermentasi oleh bakteri usus.

Melansir Very Well Health, gas di dalam perut dihasilkan dari fermentasi karbohidrat yang tidak tercerna sempurna di usus halus. Karena protein hewani tidak mengandung karbohidrat, jenis makanan ini tidak memicu pembentukan gas. Daging ayam, daging sapi tanpa lemak, ikan, telur, serta kalkun dapat menjadi menu yang relatif aman saat perut terasa kembung.

Dengan mengatur pola makan yang lebih tepat, rasa tidak nyaman akibat kembung dapat dikurangi secara bertahap tanpa harus sepenuhnya menghindari makan.

Sayuran dan Buah yang Lebih Ramah Pencernaan

Tidak semua sayuran menjadi pemicu gas. Beberapa jenis sayuran justru rendah karbohidrat dan kaya vitamin serta mineral yang dibutuhkan tubuh. 

Sayuran seperti wortel, terong, selada, parsnip, kentang, labu kuning, bayam, tomat, dan zucchini dikenal lebih bersahabat bagi pencernaan.

Wortel, misalnya, mengandung serat yang relatif mudah dicerna dan tidak memicu fermentasi berlebihan di usus. Konsumsi sayuran ini dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa memperparah rasa kembung.

Selain sayuran, buah-buahan tertentu juga menghasilkan gas yang lebih sedikit dibandingkan makanan lain. Meski demikian, konsumsi buah tetap perlu dibatasi dalam jumlah sedang. 

Buah-buahan seperti blueberry, jeruk, anggur, honeydew, kiwi, raspberry, dan stroberi termasuk pilihan yang disarankan untuk membantu mengurangi atau mencegah perut kembung.

Makanan Fermentasi dan Karbohidrat yang Lebih Aman

Makanan fermentasi dikenal bermanfaat bagi kesehatan usus secara keseluruhan. Kandungan bakteri baik di dalamnya membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, yang berperan penting dalam proses pencernaan. Yogurt menjadi salah satu contoh makanan fermentasi yang sering direkomendasikan untuk mengatasi perut kembung.

Yogurt membantu memecah karbohidrat yang seharusnya difermentasi oleh bakteri usus. Dengan begitu, beban kerja usus berkurang dan risiko pembentukan gas berlebih dapat ditekan. Selain yogurt, makanan fermentasi lain seperti acar, sauerkraut, kefir, kimchi, dan kombucha juga dapat menjadi alternatif.

Di sisi lain, karbohidrat memang sering dikaitkan dengan pembentukan gas. Namun bukan berarti semua karbohidrat harus dihindari. Karbohidrat kompleks dari biji-bijian utuh justru lebih aman dibandingkan karbohidrat sederhana. Saat perut kembung, sebaiknya menghindari roti putih, pasta putih, dan nasi putih, lalu menggantinya dengan beras merah, roti biji-bijian utuh, atau roti bebas gluten.

Alternatif Susu untuk Perut Sensitif

Produk susu kerap menjadi penyebab kembung, terutama pada individu yang memiliki intoleransi laktosa. Susu sapi mengandung laktosa, sejenis gula yang sulit dicerna oleh sebagian orang. Dalam kondisi perut kembung, konsumsi susu sapi justru dapat memperburuk keadaan dengan memicu diare, mual, atau nyeri perut.

Sebagai alternatif, susu bebas laktosa atau susu nabati dapat menjadi pilihan yang lebih aman. Susu almond, susu oat, susu mete, dan susu kedelai umumnya lebih mudah dicerna dan tidak memicu produksi gas berlebihan. Dengan mengganti jenis susu yang dikonsumsi, keluhan kembung dapat diminimalkan tanpa harus menghilangkan asupan nutrisi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index