BULOG

BULOG Kawal Swasembada Pangan Lewat Rekor Penyerapan Gabah

BULOG Kawal Swasembada Pangan Lewat Rekor Penyerapan Gabah
BULOG Kawal Swasembada Pangan Lewat Rekor Penyerapan Gabah

JAKARTA - Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh hasil panen yang melimpah, tetapi juga oleh kemampuan negara menyerap produksi petani secara optimal. 

Dalam konteks inilah Perum BULOG memainkan peran kunci sebagai penyangga stabilitas pangan sekaligus penghubung antara petani dan pasar. 

Sepanjang tahun 2025, BULOG menunjukkan peran strategis tersebut melalui capaian penyerapan gabah dan beras yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Kehadiran BULOG di tengah petani menjadi faktor penentu keberhasilan penyerapan hasil panen. Dengan pendekatan langsung ke lapangan dan berpegang pada kebijakan pemerintah, BULOG memastikan bahwa produksi petani terserap secara adil sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.

Peran Negara Dalam Menjaga Produksi Petani

Perum BULOG menegaskan posisinya sebagai instrumen negara dalam mengawal keberhasilan swasembada pangan nasional tahun 2025. Sebagai stabilisator pangan dan offtaker utama hasil panen petani, BULOG berperan penting dalam memastikan produksi pertanian tidak terbuang dan tetap memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Sepanjang tahun 2025, BULOG berhasil memecahkan rekor penyerapan Gabah Kering Panen sebanyak 4.537.490 ton, yang menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah. 

Penyerapan tersebut kemudian diperkuat dengan tambahan 6.863 ton Gabah Kering Giling serta 765.504 ton beras. Dengan demikian, total pengadaan setara beras tahun 2025 mencapai 3.191.969 ton.

Capaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan operasional, tetapi juga menunjukkan peran aktif negara dalam melindungi petani dari fluktuasi harga pasar. BULOG hadir untuk memastikan hasil panen terserap dengan harga yang layak, sehingga petani tetap memiliki kepastian pendapatan.

Kehadiran Aktif BULOG Di Lapangan

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa keberhasilan penyerapan gabah dan beras merupakan hasil dari kehadiran aktif BULOG di lapangan. Ia menyampaikan bahwa BULOG tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung ke sentra-sentra produksi pertanian.

“Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani dan fondasi penting menuju swasembada pangan,” tegas Ahmad Rizal.

Dalam menjalankan peran tersebut, BULOG menyerap hasil panen petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah yang telah ditetapkan. Kebijakan ini bertujuan melindungi petani dari tekanan harga sekaligus menjaga agar produksi nasional tetap bergairah.

Selain itu, BULOG juga memastikan bahwa proses penyerapan dilakukan secara transparan dan akuntabel, sehingga kepercayaan petani terhadap peran negara terus terjaga.

Menjaga Stabilitas Pasokan Dan Harga

Tidak hanya berfokus pada penyerapan hasil panen, BULOG juga menjalankan fungsi penting dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah. Melalui pengelolaan stok yang terukur, BULOG menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar agar tetap kondusif.

Stabilitas ini menjadi kunci agar kepentingan petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumen dapat berjalan seiring. Dengan pasokan yang terjaga, harga pangan di tingkat konsumen dapat dikendalikan, sementara petani tetap memperoleh harga yang berpihak pada kesejahteraan mereka.

Direktur Utama BULOG menegaskan bahwa capaian penyerapan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh ekosistem pangan nasional. 

“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terus diperkuat BULOG bersama pemerintah pusat dan daerah, petani, serta para pemangku kepentingan lainnya. BULOG juga aktif membangun kolaborasi dengan BUMN dalam satu ekosistem pangan nasional yang terintegrasi,” ujarnya.

Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Pangan

Selain memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan petani, BULOG juga mengembangkan kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri. 

Kerja sama ini dilakukan terutama dalam pemanfaatan fasilitas pergudangan untuk menjamin keamanan, ketersediaan, dan kelancaran pengelolaan stok pangan nasional.

Dengan dukungan infrastruktur dan pengamanan yang memadai, pengelolaan stok pangan dapat dilakukan secara optimal dan terhindar dari potensi gangguan. Hal ini menjadi bagian dari upaya BULOG menjaga ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.

Atas kontribusi tersebut, peran BULOG dalam keberhasilan swasembada pangan tahun 2025 mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. 

Apresiasi ini sekaligus memperkuat komitmen BULOG untuk terus menjalankan tugasnya secara profesional dan berpihak pada kepentingan nasional.

Ke depan, BULOG menegaskan akan terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan, melindungi petani, dan memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index