JAKARTA - Semakin banyak orang mulai melirik suplemen kolagen, bukan hanya untuk kecantikan, tetapi juga karena dipercaya mampu membantu mencegah nyeri sendi.
Di tengah kesibukan dan aktivitas padat, rasa nyeri pada lutut, pinggul, atau persendian lain memang sering muncul dan mengganggu. Pertanyaannya, benarkah mengonsumsi kolagen bisa menjadi solusi?
Nyeri sendi bisa dialami siapa saja, baik anak muda hingga orang dewasa. Keluhan ini dapat muncul pada berbagai bagian tubuh dan sering membuat aktivitas terasa tidak nyaman. Banyak faktor yang memicu nyeri, mulai dari kebiasaan, kondisi kesehatan, hingga proses penuaan.
Mengapa Nyeri Sendi Bisa Terjadi
Mengutip Cleveland Clinic, penyebab paling umum dari nyeri sendi adalah peradangan pada persendian atau osteoartritis. Kondisi ini muncul ketika tulang rawan menipis dan kehilangan elastisitasnya. Tulang rawan seharusnya berfungsi melindungi tulang agar tidak saling bergesekan saat bergerak.
Selain itu, riwayat cedera lama, penggunaan sendi secara berlebihan, serta kelebihan berat badan juga bisa memperparah keluhan. Beban berlebih pada persendian membuat jaringan penopang bekerja lebih keras hingga akhirnya menimbulkan rasa sakit.
Di tengah berbagai penyebab tersebut, muncul anggapan bahwa kolagen bisa menjadi “penolong” untuk menjaga kesehatan sendi. Banyak ahli gizi, praktisi kebugaran, hingga influencer kesehatan membahas manfaatnya. Namun, apakah klaim itu benar adanya?
Peran Kolagen Dalam Struktur Persendian
Kolagen sebenarnya adalah protein paling melimpah di dalam tubuh. Zat ini menjadi komponen penting pada kulit, otot, tulang, hingga jaringan ikat. Untuk persendian, kolagen memainkan peran struktural agar tulang rawan tetap kuat dan lentur.
Ada berbagai jenis kolagen dengan fungsi berbeda. Kolagen tipe 1 banyak ditemukan pada kulit dan tulang, sementara tipe 2 sering dikaitkan dengan kesehatan persendian.
"Kolagen tipe 2 sebenarnya ditemukan pada tulang rawan artikular atau persendian," ujar ahli bedah ortopedi Sean Peden.
Menurutnya, tulang rawan memiliki kemampuan perbaikan yang sangat terbatas. Jika terjadi kerusakan, tubuh sering kesulitan memperbaikinya. Kondisi ini dapat menimbulkan kekakuan, keterbatasan gerak, dan rasa tidak nyaman dalam jangka panjang.
Apakah Suplemen Kolagen Benar-Benar Membantu
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kolagen, terutama tipe 2, dapat membantu merangsang tubuh memproduksi lebih banyak kolagen alami serta mendukung kesehatan tulang rawan. Hal ini membuat banyak orang percaya suplemen kolagen bisa mencegah nyeri sendi.
Namun, para ahli masih berhati-hati menilai manfaatnya.
"Belum ada cukup penelitian yang baik untuk mendukung klaim [kolagen untuk persendian] tersebut," ujar Peden.
Artinya, meskipun ada potensi manfaat, bukti ilmiah yang kuat masih terbatas. Hingga kini, belum semua dokter secara rutin merekomendasikan konsumsi kolagen untuk sendi.
Kendati demikian, Peden tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang ingin mencobanya. Suplemen kolagen umumnya dianggap aman bila dikonsumsi sesuai aturan. Hanya saja, penting untuk memahami bahwa kolagen bukan “obat ajaib” dan sebaiknya tetap dikombinasikan dengan nutrisi lain.
Sintesis kolagen dalam tubuh memerlukan dukungan vitamin dan mineral. Vitamin C, zinc, dan tembaga berperan membantu proses pembentukan jaringan kolagen yang baru. Tanpa nutrisi pendukung, manfaat suplemen tidak akan optimal.
Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsi Kolagen
Meski cenderung aman, konsumsi suplemen tetap perlu dilakukan secara bijak. Setiap orang memiliki kondisi tubuh berbeda, termasuk riwayat penyakit, obat yang sedang dikonsumsi, serta kebutuhan nutrisi harian.
Karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan sangat dianjurkan sebelum minum suplemen secara rutin. Dokter dapat membantu menilai apakah suplemen benar-benar dibutuhkan, serta memantau kemungkinan efek samping.
Selain mengandalkan kolagen, menjaga kesehatan sendi tetap harus diimbangi dengan pola hidup yang baik: menjaga berat badan ideal, rutin bergerak, menghindari beban berlebihan pada lutut dan pinggul, serta memperbanyak makanan bergizi seimbang.
Pada akhirnya, kolagen memang memiliki peran penting dalam struktur persendian. Namun, klaim bahwa suplemen kolagen pasti mencegah nyeri sendi masih membutuhkan bukti ilmiah yang lebih kuat. Mengonsumsinya boleh saja, selama dilakukan secara bijak dan tetap mengutamakan konsultasi medis.