Listrik

PLN Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Akses Listrik Mudah

PLN Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Akses Listrik Mudah
PLN Dukung Koperasi Desa Merah Putih untuk Akses Listrik Mudah

JAKARTA - PT PLN (Persero) memperkenalkan sebuah inovasi yang memudahkan warga desa dalam memenuhi kebutuhan listrik mereka. 

Program ini memanfaatkan platform berbasis WhatsApp untuk memungkinkan warga membeli token listrik langsung dari rumah tanpa harus keluar atau pergi ke tempat pembayaran. 

Program ini dijalankan melalui Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan dapat memperluas akses dan mempermudah transaksi listrik di wilayah pedesaan.

Mempermudah Pembayaran Listrik dengan WhatsApp

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa program pembelian token listrik ini dirancang untuk mengurangi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat desa dalam membeli listrik. 

Dengan memanfaatkan teknologi WhatsApp, agen dari Koperasi Desa Merah Putih akan dapat menawarkan layanan pembayaran langsung di rumah-rumah warga.

"Melalui platform pembayaran ini, agen-agen Koperasi Desa Merah Putih dapat mendatangi rumah-rumah warga dan langsung melakukan pembayaran atau pembelian token listrik," ungkap Darmawan.

Keuntungan dari platform ini sangat terasa bagi warga yang tinggal di daerah terpencil. Mereka tidak perlu repot pergi ke pusat pembayaran listrik, yang sering kali memakan waktu dan tenaga. Cukup dengan menggunakan WhatsApp yang terhubung ke server pembayaran, warga dapat melakukan transaksi tanpa hambatan.

Memberikan Manfaat Ekonomi untuk Koperasi Desa

Program ini tidak hanya memberikan keuntungan untuk pelanggan, tetapi juga membuka peluang pendapatan baru bagi Koperasi Desa Merah Putih. 

Setiap transaksi pembelian token atau pembayaran listrik akan dikenakan biaya administrasi sekitar Rp 2.000. Biaya ini akan menjadi sumber pendapatan rutin (recurring income) bagi koperasi.

Darmawan menjelaskan bahwa jika sebuah koperasi melayani sekitar 1.000 rumah, maka pendapatan yang diperoleh dari biaya administrasi transaksi bisa mencapai Rp 2 juta per bulan. 

Dengan wilayah operasi koperasi yang rata-rata mencakup 5.000 hingga 8.000 rumah, pendapatan yang diperoleh dari transaksi pembayaran bisa sangat signifikan, memberikan kontribusi untuk biaya operasional koperasi desa.

"Selain meningkatkan layanan kepada masyarakat, pendapatan dari biaya administrasi ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi koperasi, yang akan memperkuat keberlanjutan operasional koperasi tersebut," tambah Darmawan.

Potensi Kerjasama dengan PLN dalam Pengelolaan Energi

Selain memfasilitasi pembelian token listrik, PLN juga melibatkan Koperasi Desa Merah Putih dalam proyek-proyek lain yang terkait dengan pengelolaan energi. 

Salah satunya adalah kerjasama dalam pengadaan bahan bakar co-firing untuk pembangkit listrik. Bahan bakar ini berasal dari limbah sawit dan limbah hasil gergaji kayu yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik secara lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi PLN, tetapi juga bagi masyarakat desa. Koperasi Desa Merah Putih akan berperan sebagai pemasok bahan baku untuk pembangkit listrik berbasis co-firing, sehingga membantu memperkuat ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Darmawan menekankan pentingnya mendukung keberlanjutan program Koperasi Desa Merah Putih ini. Dengan partisipasi aktif dalam pengelolaan energi dan pemberian layanan pembayaran listrik, diharapkan koperasi dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.

Menyokong Program Desa Mandiri Energi

Program ini sejalan dengan arahan dari Presiden Indonesia untuk mendorong pemberdayaan ekonomi desa melalui pengelolaan sumber daya alam dan teknologi yang ada. 

Koperasi Desa Merah Putih, yang kini mendapatkan dukungan dari PLN, diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi ekonomi desa, dengan memanfaatkan teknologi dan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam hal ini, PLN berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat desa, tetapi juga memperkenalkan konsep desa mandiri energi. 

Melalui kerja sama dengan koperasi desa, PLN dapat membantu memfasilitasi produksi energi alternatif dan pengelolaan energi secara lebih efisien, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Dengan bantuan koperasi dalam distribusi listrik dan pengelolaan energi terbarukan, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat menjadi lebih mandiri dan mampu mengelola sumber daya alam mereka dengan lebih baik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index