Dell hingga Acer Luncurkan Laptop Murah untuk Saingi MacBook Neo

Dell hingga Acer Luncurkan Laptop Murah untuk Saingi MacBook Neo

PORTALVIRAL.ID — Apple meluncurkan MacBook Neo sebagai laptop termurahnya, memicu gelombang respons dari sejumlah produsen laptop global yang berlomba menghadirkan alternatif dengan harga bersaing. Dell, Asus, dan Acer tercatat paling agresif menyiapkan model yang menyasar segmen entry-level yang sebelumnya nyaris tak tersentuh Apple. Langkah ini muncul ketika krisis silikon membuat harga perangkat konsumen terus naik.

MacBook Neo pertama kali diumumkan dengan harga mulai USD 599 untuk model 256 GB dan USD 699 untuk varian 512 GB. Apple sempat menaikkan harga jual perangkatnya pada Juli lalu sebagai respons terhadap krisis memori, menambah sekitar USD 100 pada tiap varian Neo. Meski begitu, MacBook Neo tetap menjadi model MacBook termurah yang bisa dibeli dalam kondisi baru.

Laptop ini mengusung layar IPS 13 inci, memori 8 GB, penyimpanan 256 atau 512 GB, baterai 36,5 Wh, dan webcam 1080p dalam bobot 2,7 pon. Kombinasi itu menempatkan Neo sebagai produk yang tak bisa diabaikan pesaingnya.

Dell XPS 13: Baterai Lebih Panjang, Penyimpanan Dua Kali Lipat

Apple meluncurkan MacBook Neo pada 4 Maret 2026, dan Dell tak butuh waktu lama untuk menjawab. Menjelang akhir Mei, Dell mengumumkan XPS 13 baru dengan harga mulai USD 699, atau USD 599 untuk pelajar.

Dell bahkan menyediakan halaman khusus di situsnya yang membandingkan langsung XPS 13 dengan MacBook Neo. Pada varian dasar, Dell menawarkan penyimpanan 512 GB, sementara Apple hanya memberi 256 GB.

XPS 13 juga lebih ringan, 2,2 pon dibanding 2,7 pon milik Neo. Layarnya lebih unggul karena mendukung fungsi sentuh, cakupan 100% ruang warna DCI-P3, dan refresh rate hingga 120 Hz.

Keyboard XPS 13 sudah dilengkapi lampu latar, punya lebih banyak opsi konfigurasi, dan menjanjikan baterai hingga 17 jam, sedikit di atas klaim 16 jam MacBook Neo. Dell juga mengumumkan Dell 14S serta model Dell 15 seharga USD 699 sebagai alternatif lain.

Asus ZenBook 14: Layar OLED dan Port Lebih Lengkap

Asus mengandalkan ZenBook 14 sebagai ujung tombak melawan MacBook Neo. Harganya mulai USD 799, sekitar USD 100 lebih mahal, tetapi menawarkan layar 14 inci yang lebih besar dengan teknologi OLED.

Panel ZenBook 14 mendukung 100% DCI-P3 dan bisa dikonfigurasi dengan layar sentuh. Soal konektivitas, laptop ini jauh lebih fleksibel dengan port USB-A, HDMI 2.1, jack headphone 3,5 mm, dan empat USB-C, sementara Neo hanya menyediakan jack headphone dan dua USB-C.

Keyboard ZenBook 14 sudah berlampu latar, sesuatu yang tidak dimiliki Neo. Baterainya diklaim bertahan lebih dari 21 jam, ditenagai chip Intel, AMD, atau Qualcomm dengan memori hingga 24 GB dan penyimpanan hingga 512 GB.

Asus juga menyiapkan Vivobook 16 seharga USD 619,99 dengan memori 8 GB dan penyimpanan 512 GB. Ada pula Vivobook 14 (X1407QA) sebagai alternatif lain bagi pembeli yang mencari spesifikasi lebih baik dengan harga lebih murah.

Acer Swift Air 14: Baterai Hampir Dua Kali Lipat

Acer memperkenalkan Swift Air 14 sebagai penantang MacBook Neo di ajang Computex tahun ini di Taipei, Taiwan. Harganya mulai USD 699,99 dengan bodi tipis dan ringan yang mengutamakan portabilitas.

Swift Air 14 hadir dengan layar IPS 14 inci yang sedikit lebih besar dan refresh rate 120 Hz, fitur yang tidak ditemukan pada Neo. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Series 3, dipadukan memori 8 GB LPDDR5X yang bisa ditingkatkan hingga 16 GB, serta penyimpanan hingga 512 GB.

Yang paling mencolok, baterainya berkapasitas 69 Wh, hampir dua kali lipat dari sel 36,5 Wh milik MacBook Neo. Kombinasi itu menjadikan Swift Air 14 sebagai salah satu alternatif paling menarik di segmen laptop murah.

Bagi konsumen Indonesia, belum ada informasi resmi soal ketersediaan dan harga lokal kelima model tersebut. Harga yang disebut seluruhnya dalam dolar AS dan belum termasuk pajak serta biaya impor yang biasanya berlaku di pasar dalam negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index