Menteri ESDM Buka Peluang Biodiesel di Atas B50, Dibahas Bersama Prabowo

Menteri ESDM Buka Peluang Biodiesel di Atas B50, Dibahas Bersama Prabowo

PORTALVIRAL.IDMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia membuka peluang peningkatan campuran biodiesel ke level di atas B50. Rencana itu dibahas dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 16 September. Pemerintah telah menjalankan mandatori B50 sejak Juli 2026.

Rapat tersebut membahas sejumlah langkah untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri. Bahlil belum merinci skema yang akan dipilih pemerintah terkait kelanjutan program B50.

Mandatori B50 Sudah Berjalan Sejak Juli 2026

Pemerintah telah menjalankan mandatori B50 sejak Juli 2026. Program tersebut menggunakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dalam bahan bakar solar.

Pernyataan Bahlil menunjukkan pemerintah mulai membahas kemungkinan peningkatan campuran biodiesel melampaui 50 persen. Namun, ia belum menyebut besaran campuran berikutnya maupun jadwal penerapannya.

Dorong Pemanfaatan Potensi Energi Dalam Negeri

Bahlil memberi sinyal bahwa pemerintah akan terus meningkatkan pemanfaatan sumber energi yang tersedia di dalam negeri. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pengembangan biodiesel di atas B50.

“Mungkin salah satu di antaranya adalah kita akan melakukan pengembangan dengan memanfaatkan potensi yang ada di dalam negeri kita. Kita akan dorong untuk BB di atas B50,” kata Bahlil.

Ia menegaskan keputusan lebih lengkap akan disampaikan setelah rapat selesai. Rincian kebijakan itu masih menunggu hasil pembahasan bersama Presiden.

Keputusan Final Menunggu Hasil Rapat

Saat ditanya mengenai kelanjutan program B50, Bahlil belum merinci skema yang akan dipilih pemerintah. Ia mengatakan keputusan lebih lengkap akan disampaikan setelah rapat.

“Setelah rapat saya akan menyampaikan,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai besaran campuran berikutnya maupun jadwal penerapannya. Pemerintah masih menunggu hasil rapat bersama Presiden Prabowo Subianto.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index