JAKARTA - Kolagen, sebagai protein utama yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada kulit, merupakan elemen yang sangat penting bagi tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami dalam tubuh mulai menurun.
Salah satu cara untuk menjaga agar kulit tetap kencang dan tampak awet muda adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya kolagen.
Menjaga kecantikan kulit dan kesehatan tubuh dengan sumber kolagen alami semakin diminati, seiring dengan pesatnya industri kecantikan yang diperkirakan bernilai lebih dari $19 miliar pada tahun 2030.
Selain berperan dalam menjaga kecantikan, kolagen juga memberikan dukungan penting pada struktur tubuh, termasuk tulang dan sendi. Untuk itu, mengenal makanan-makanan yang dapat meningkatkan produksi kolagen sangat penting.
Berikut adalah beberapa jenis makanan sumber kolagen terbaik yang dapat Anda konsumsi.
Kaldu Tulang Sapi sebagai Sumber Kolagen Terbaik
Salah satu sumber kolagen yang paling populer dan mudah ditemukan adalah kaldu tulang sapi. Kaldu ini kaya akan kolagen tipe I, yang sangat berperan dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Kolagen tipe I dapat membantu kulit tetap elastis dan kenyal.
Kaldu tulang sapi tidak hanya memberikan kolagen, tetapi juga mengandung asam amino yang penting untuk pemulihan jaringan tubuh. Minum kaldu ini secara rutin bisa membantu mengencangkan kulit dan memperbaiki kerusakan pada jaringan tubuh.
Kaldu tulang sapi juga kaya akan glisin dan prolin, dua asam amino yang penting dalam produksi kolagen tubuh. Jika Anda ingin memaksimalkan manfaatnya, konsumsi kaldu ini secara teratur sebagai bagian dari pola makan sehat Anda.
Tulang Rawan Ayam untuk Perbaikan Kulit dan Sendi
Tulang rawan ayam juga kaya akan kolagen, terutama jenis kolagen tipe II yang berfungsi memperbaiki elastisitas kulit dan membantu menjaga kesehatan sendi.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Alternative Therapies in Health and Medicine pada tahun 2019 menunjukkan bahwa konsumsi suplemen kolagen dari tulang rawan ayam dapat mengurangi kerutan dan garis halus pada kulit, terutama pada wanita usia paruh baya. Selain itu, konsumsi tulang rawan ayam dapat memperbaiki elastisitas kulit dan mengurangi kerusakan akibat penuaan.
Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda dapat mengonsumsi kaldu tulang rawan ayam atau bahkan mengolahnya dalam masakan lainnya. Dengan cara ini, Anda dapat menikmati manfaat ganda, yaitu kesehatan kulit dan sendi.
Kaldu Tulang Babi, Alternatif Sumber Kolagen yang Mirip dengan Manusia
Kaldu tulang babi merupakan sumber kolagen lain yang kaya dan cukup efektif. Menariknya, kolagen babi memiliki struktur yang sangat mirip dengan kolagen manusia.
Karena kesamaan ini, kolagen babi sering digunakan dalam dunia medis untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka. Kolagen dari kaldu tulang babi sangat bermanfaat dalam memperbaiki jaringan kulit, tendon, dan ligamen.
Namun, meskipun kaya manfaat, Anda tetap perlu mengonsumsinya dengan bijak dan dalam jumlah yang wajar. Kaldu tulang babi dapat dengan mudah ditambahkan ke dalam berbagai hidangan, seperti sup atau stew, untuk menambah kelezatan sekaligus memperbaiki kesehatan kulit.
Ikan Sarden dan Kolagen dari Laut yang Kaya Nutrisi
Jika Anda lebih suka sumber kolagen dari ikan, sarden adalah pilihan yang sangat baik. Kolagen ikan terkonsentrasi pada kulit, tulang, dan sisik ikan.
Oleh karena itu, dengan mengonsumsi ikan sarden utuh, termasuk kulitnya, Anda dapat memperoleh asupan kolagen secara menyeluruh. Kolagen yang berasal dari ikan sangat mudah dicerna dan efektif meningkatkan kesehatan kulit dan sendi.
Selain sarden, ikan lain seperti salmon juga kaya kolagen, terutama jika dimasak dengan kulitnya. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan kelembapan kulit dan mengurangi peradangan. Menambahkan ikan ke dalam menu diet Anda adalah cara yang lezat untuk mendapatkan manfaat kolagen alami.
Jeroan sebagai Sumber Kolagen Tipe I
Bagi yang suka mengonsumsi daging organ, jeroan seperti hati, ginjal, dan jantung mengandung kolagen tipe I dalam jumlah besar. Kolagen tipe I terkonsentrasi pada organ tubuh dan sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku. Daging organ dapat diolah dengan berbagai cara, mulai dari dibuat semur hingga diolah menjadi pate.
Bagi sebagian orang, mengonsumsi organ tubuh hewan mungkin bukan hal yang menyenangkan. Namun, jika Anda tidak menyukai jeroan, kolagen juga dapat ditemukan di kulit, tulang, dan ligamen, yang juga bisa dimanfaatkan dalam masakan.
Buah Beri dan Peran Vitamin C dalam Pembentukan Kolagen
Meskipun tidak mengandung kolagen secara langsung, buah beri seperti blueberry, stroberi, rasberi, dan blackberry mengandung vitamin C yang sangat penting dalam proses pembentukan kolagen dalam tubuh. Vitamin C membantu tubuh dalam sintesis kolagen, yang membantu kulit tetap kencang dan sehat.
Stroberi, misalnya, dapat memenuhi hampir 100% kebutuhan vitamin C harian Anda dalam satu cangkir. Mengonsumsi buah beri ini secara rutin dapat mendukung tubuh Anda dalam memproduksi kolagen secara alami, sehingga kulit tetap awet muda.
Brokoli dan Aloe Vera untuk Kesehatan Kulit yang Optimal
Selain buah beri, brokoli juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik untuk membantu sintesis kolagen. Satu cangkir brokoli yang dimasak atau mentah dapat memberikan hampir satu dosis penuh vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Brokoli juga kaya akan antioksidan yang membantu melawan kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.
Selain itu, aloe vera (lidah buaya) juga diketahui dapat meningkatkan produksi kolagen di kulit. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Dermatology pada 2020 menunjukkan bahwa aloe vera dapat meningkatkan kadar kolagen di lapisan dermis kulit, memberikan kelembapan dan elastisitas kulit yang lebih baik.