JAKARTA- Banyak orang mengira minum vitamin hanyalah soal rutin setiap hari. Padahal, ada satu hal penting yang sering terlewat: waktunya. Cara dan waktu mengonsumsi vitamin bisa menentukan seberapa baik tubuh menyerapnya.
Meski sebagian besar vitamin bisa didapatkan dari makanan, tidak sedikit orang tetap memerlukan suplemen agar kebutuhan harian tercukupi. Dan menariknya, tidak semua vitamin bekerja dengan cara yang sama di dalam tubuh.
Karena itu, memahami kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi vitamin dapat membuat manfaatnya jauh lebih optimal. Berikut penjelasan mengenai beberapa jenis vitamin dan cara terbaik mengonsumsinya agar hasilnya lebih maksimal, merujuk pada Verywell.
Waktu Ideal Mengonsumsi Zat Besi
Untuk Anda yang membutuhkan suplemen zat besi, waktu menjadi faktor penting yang menentukan efektivitasnya. Cara minum yang tepat bisa membantu tubuh menyerap zat besi lebih banyak.
— Saat perut kosong
Beberapa studi menunjukkan zat besi lebih mudah diserap ketika diminum tanpa makanan. Anda bisa mengonsumsinya sekitar 30 menit sebelum makan, atau dua jam setelah makan.
— Dikombinasikan dengan vitamin C
Vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Banyak orang memilih meminum zat besi bersama sumber vitamin C, misalnya jus jeruk.
— Terpisah dari suplemen kalsium atau fosfor
Obat dan suplemen yang mengandung kalsium atau fosfor, termasuk antasida, dapat mengganggu penyerapan zat besi.
Idealnya, konsumsi zat besi dipisahkan setidaknya dua jam dari obat-obatan tersebut.
Cara Terbaik Mengonsumsi Vitamin B12
Vitamin B12 berperan besar dalam pembentukan energi dan fungsi saraf. Agar manfaatnya optimal, waktu minumnya juga perlu diperhatikan.
— Diminum pada pagi atau siang hari
B12 membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, sehingga lebih baik dikonsumsi di pagi atau siang hari agar tidak mengganggu tidur.
— Saat perut kosong
Mengonsumsinya tanpa makanan dapat membantu penyerapan berjalan lebih baik.
— Tidak bersamaan dengan vitamin C dosis tinggi
Makanan atau minuman tinggi vitamin C, seperti jeruk, dapat menurunkan penyerapan B12 jika diminum bersamaan.
— Dipisahkan dari obat tertentu
Jika Anda mengonsumsi metformin atau obat penghambat pompa proton, sebaiknya pisahkan dengan B12 setidaknya empat jam agar penyerapannya lebih optimal.
Waktu Paling Tepat Mengonsumsi Vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam kesehatan tulang, sistem imun, dan berbagai fungsi tubuh lainnya. Namun, waktu minumnya juga perlu diperhatikan.
— Lebih baik dikonsumsi di pagi hari
Mengonsumsi vitamin D pada malam hari dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur tidur. Karena melatonin dan vitamin D bekerja berlawanan, minum terlalu malam bisa memengaruhi kualitas tidur.
Tubuh sebenarnya bisa memproduksi vitamin D sendiri saat terpapar sinar matahari. Namun, mendapatkan jumlah yang cukup dari makanan saja sering kali sulit.
Selama periode kurang sinar matahari, misalnya musim hujan atau saat jarang keluar rumah, suplemen vitamin D dapat menjadi pertimbangan terutama bagi orang yang minim paparan sinar matahari.
Mengapa Waktu Konsumsi Vitamin Itu Penting
Banyak orang merasa vitamin apa pun bisa diminum kapan saja. Padahal, tubuh memiliki cara kerja berbeda dalam mencerna, menyerap, dan memanfaatkan nutrisi.
— Membantu penyerapan lebih maksimal
Beberapa vitamin lebih efektif saat diminum tanpa makanan, sementara yang lain justru perlu dipadukan dengan makanan tertentu.
— Mengurangi risiko efek samping
Waktu yang tidak tepat bisa menimbulkan keluhan seperti mual, gangguan lambung, atau sulit tidur.
— Membantu tubuh bekerja lebih efisien
Dengan waktu yang sesuai, vitamin bisa mendukung fungsi tubuh tanpa mengganggu proses lain, seperti metabolisme atau kualitas tidur.
Pada akhirnya, suplemen bukan pengganti makanan bergizi. Konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan, terutama jika Anda rutin mengonsumsi obat, sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, atau ragu dengan dosis yang tepat.
Mengetahui kapan waktu terbaik mengonsumsi vitamin memberi Anda kesempatan mendapatkan manfaat maksimal — tanpa harus menambah dosis.