Fed Naikkan Suku Bunga, Bitcoin Melonjak ke USD 76.000

Kamis, 17 September 2026 | 05:02:00 WIB

PORTALVIRAL.ID — Bitcoin melonjak ke level USD 76.000 tak lama setelah The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%. Kenaikan pertama sejak 2023 itu sudah nyaris sepenuhnya diperhitungkan pasar, dengan trader memberi peluang 93% lewat alat FedWatch milik CME.

Seluruh 12 anggota Federal Open Market Committee mendukung keputusan itu. Pasar sudah mengantisipasi langkah tersebut jauh sebelumnya.

Pasar Sudah Memperhitungkan Sejak Awal

Menurut alat FedWatch milik CME, trader memberi peluang 93% untuk kenaikan menjelang keputusan, naik dari di bawah 50% sebulan sebelumnya. Dalam pernyataannya, Komite menyebut aktivitas ekonomi "berkembang dengan laju yang solid" dan penambahan lapangan kerja "sejalan dengan pertumbuhan angkatan kerja".

Meski demikian, inflasi dinilai masih tinggi. Komite menyatakan langkah Rabu akan mendukung "kembalinya lebih cepat" ke target inflasi 2%.

Survei Wall Street Journal pekan ini menemukan hampir semua bank besar memperkirakan kenaikan. Barclays, Citigroup, JPMorgan, Morgan Stanley, dan UBS memproyeksikan total pengetatan 50 basis poin hingga akhir tahun. Bank of America, Deutsche Bank, dan RBC bahkan memperkirakan 75 basis poin.

Data Inflasi Jadi Pemicu Utama

Alasan kenaikan menguat cepat setelah data inflasi pekan lalu. Producer Price Index naik 5,4% secara tahunan pada Agustus, mempercepat dari 4,8% pada Juli. Harga barang saja melonjak 1,1% bulanan, dengan lebih dari tiga perempatnya berasal dari kenaikan biaya energi, menurut National Association of Manufacturers.

Sehari kemudian, Consumer Price Index menyusul: harga naik 3,4% tahunan, sama dengan Juli, tetapi kenaikan bulanan mempercepat ke 0,4% dari 0,1%. Gasoline menyumbang sepertiga dari kenaikan itu. Inflasi inti yang mengecualikan pangan dan energi juga naik ke 0,3% bulanan dari 0,2%.

Kombinasi data itu mengubah posisi sejumlah bank. Goldman Sachs dan Piper Sandler yang semula memproyeksikan The Fed menahan suku bunga, beralih memperkirakan kenaikan setelah laporan tersebut, menurut Reuters. Harga minyak yang bertahan di atas USD 100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli, terkait dampak konflik dengan Iran, menambah tekanan.

Dampak ke Bitcoin dan Altcoin

Bitcoin bergerak datar di menit-menit sebelum dan sesudah pengumuman, berayun antara USD 75.000 dan USD 75.800. Tak lama kemudian, harganya melonjak ke USD 76.000 dan masih naik saat berita ini ditulis. Pasar kripto secara keseluruhan kehilangan sekitar 2,18% pada hari itu.

Kripto masuk ke keputusan The Fed dalam kondisi sudah tertekan. Bitcoin diperdagangkan sekitar USD 75.200 beberapa jam sebelum pengumuman, jauh dari puncak September di kisaran USD 82.000. Pasar masih mencerna penurunan Selasa setelah Clarity Act gagal dalam voting cloture di Senat.

Analis menandai zona support antara USD 73.500 dan USD 75.600 sebagai garis batas. Penutupan harian di bawah zona itu membuka peluang ke USD 71.000, bahkan USD 66.900 pada beberapa model teknis. Bitcoin sempat menguji zona tersebut langsung saat pengumuman, melonjak ke arah USD 75.900 sebelum berbalik ke sekitar USD 75.100 dalam beberapa menit.

Harga akhirnya bertahan di atas batas bawah zona support, bukan menembusnya. Crypto Fear & Greed Index kini kembali ke level netral.

Ketegangan Trump-Warsh

Kenaikan ini menempatkan Warsh dalam posisi sulit. Rapat Rabu hanya pertemuan ketiganya sejak dikonfirmasi pada Mei, dan hasilnya hampir berlawanan dengan yang diinginkan Trump saat memilihnya.

"Saya akan menempatkan seseorang yang ingin menurunkan suku bunga," kata Trump kepada wartawan tahun lalu sebelum menominasikan Warsh. Ia juga mendorong Warsh untuk bersikap "independen".

Senator Elizabeth Warren, kritikus lama independensi Warsh dari Gedung Putih, mengatakan kepada CNN bahwa konflik Iran dan kebijakan tarif Trump sendiri telah mendesak ketua The Fed itu ke sudut sempit. Ia berpendapat kenaikan suku bunga tetap membebani keluarga biasa melalui utang kartu kredit dan kredit perumahan yang lebih mahal.

Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Menteri Keuangan Scott Bessent semuanya secara publik mendorong penurunan suku bunga dalam dua pekan sebelum keputusan. Trump bahkan mengancam menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang mencatat surplus dengan AS jika suku bunga tidak turun.

Keputusan The Fed ini menunjukkan pasar kripto masih sangat sensitif terhadap kebijakan moneter AS. Bagi investor, arah suku bunga berikutnya akan menjadi penentu apakah Bitcoin mampu bertahan di atas zona support atau justru menguji level lebih rendah.

Terkini