Proton Savvy, City Car Malaysia Bermesin Renault dan Sasis Lotus

Rabu, 16 September 2026 | 06:26:00 WIB

PORTALVIRAL.ID — Proton Savvy jadi salah satu city car Malaysia yang punya cerita teknik menarik. Di balik kap mesinnya tersimpan mesin Renault, sementara kaki-kakinya diracik insinyur Lotus di Inggris. Mobil ini sempat dijual di Indonesia dan menyabet penghargaan pada 2007.

Proton Savvy meninggalkan kesan tersendiri di pasar otomotif Indonesia. City car lima pintu ini tampil dengan desain buatan sendiri, termasuk kap mesin bergaya clamshell yang membuka ke depan. Yang membuatnya beda, ada mesin Prancis di ruang mesinnya.

Dapur pacunya memakai mesin Renault berkode D4F. Kapasitasnya 1.2 liter, empat silinder, 16 katup, dengan tenaga 75 dk dan torsi 105 Nm. Angka itu terbilang besar untuk ukuran mobil sekelasnya saat itu.

Mesin Renault yang Sudah Teruji

Unit D4F yang sama dipakai Renault untuk mengisi ruang mesin Clio generasi kedua dan Twingo. Transmisi manual lima percepatannya pun dipinjam langsung dari Clio. Beberapa bulan setelah peluncuran, Proton menambah varian bertransmisi Automated Manual Transmission (AMT) Magneti Marelli Quickshift 5.

Pilihan memakai mesin pihak ketiga bukan tanpa alasan. Proton mengandalkan Mitsubishi sebagai pemasok teknologi sejak berdiri pada 1983. Pabrikan Malaysia itu lalu beralih ke PSA, induk Peugeot dan Citroën, lewat kesepakatan transfer teknologi.

Hasilnya Proton Tiara yang meluncur pada 1996, versi ulang Citroën AX bermesin 1.1 liter TU. Tiara berhenti diproduksi pada 2000 dengan penjualan jauh dari harapan. Kerja sama dengan PSA ikut berakhir, dan Proton kehilangan pijakan di segmen mobil kecil.

Proyek Pengganti Tiara

Pengembangan mobil pengganti berjalan dengan kode internal Tiara Replacement Model (TRM). Bodi dan platformnya digarap di dalam perusahaan, sementara urusan mesin diserahkan ke pemasok luar yang sudah teruji di pasar Eropa.

Cara itu memangkas ongkos dan waktu pengembangan mesin baru yang butuh biaya riset besar. Mesin D4F sendiri sudah lebih dulu dipakai berbagai model Renault dan Dacia sejak awal era 2000-an.

Sasis Racikan Lotus

Sentuhan Eropa tidak berhenti di mesin. Sasis Savvy mendapat penanganan para insinyur Lotus di Hethel, Inggris, yang saat itu berada di bawah kendali Proton. Jejak Renault juga terbaca di kabin lewat penempatan tuas transmisi mundur di posisi kiri atas, lengkap dengan cincin pengunci. Pola itu lazim dipakai mobil-mobil Eropa sejak pertengahan 1990-an.

Savvy dipasarkan di Indonesia lewat PT Proton Edar Indonesia (PEI) dengan pilihan transmisi manual dan AMT. Mobil ini sempat menyabet gelar Best City Car di ajang Indonesian Car of the Year 2007. Pada masanya, Savvy bersaing dengan Suzuki Karimun Estilo, Hyundai AtoZ, Daihatsu Sirion, dan KIA Picanto.

Eksistensi Savvy di Tanah Air tidak berlangsung lama. Produksinya dihentikan pada 2011, seiring penjualannya di Malaysia yang tergerus Perodua Myvi.

Terkini