Rekomendasi Suplemen Penting untuk Kesehatan Usia 50 Tahun

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:07:17 WIB
Rekomendasi Suplemen Penting untuk Kesehatan Usia 50 Tahun

JAKARTA - Memasuki usia 50 tahun ke atas, kebutuhan tubuh terhadap nutrisi tidak lagi sama seperti saat usia muda. 

Perubahan metabolisme, penurunan kemampuan penyerapan zat gizi, hingga risiko berbagai penyakit degeneratif membuat perhatian terhadap kesehatan menjadi semakin penting. 

Tidak heran, banyak orang mulai mempertimbangkan konsumsi suplemen sebagai pelengkap pola makan sehari-hari. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan juga meningkat sejak pandemi Covid-19. 

Selain menerapkan kebiasaan hidup bersih seperti mencuci tangan dan memakai masker, masyarakat semakin aktif mencari cara untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan jangka panjang. Salah satu langkah yang sering dipilih adalah mengonsumsi suplemen.

Namun, dengan banyaknya produk suplemen di pasaran, pertanyaan pun muncul: suplemen apa yang benar-benar dibutuhkan oleh mereka yang berusia 50 tahun ke atas?

Pertimbangan Sebelum Mengonsumsi Suplemen

Tidak semua orang membutuhkan suplemen yang sama. Menurut Lingtak-Neander Chan, seorang profesor farmasi, keputusan mengonsumsi suplemen sebaiknya didasarkan pada kondisi kesehatan, pola makan harian, akses terhadap makanan bergizi, serta faktor individu lainnya.

Pada dasarnya, kebutuhan nutrisi idealnya dipenuhi dari makanan. Namun, pada usia tertentu, tubuh tidak lagi mampu menyerap vitamin dan mineral secara optimal. Inilah alasan mengapa sebagian orang usia lanjut membutuhkan suplemen sebagai pelengkap, bukan pengganti, asupan nutrisi dari makanan.

Penting juga untuk diingat bahwa konsumsi suplemen perlu dilakukan secara bijak. Beberapa jenis suplemen dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga medis tetap disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus.

Peran Nutrisi Penting di Usia Lima Puluh Ke Atas

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis. Kepadatan tulang dapat menurun, fungsi saraf bisa melemah, dan kemampuan tubuh dalam memproduksi atau menyerap vitamin tertentu ikut berkurang. Kondisi ini membuat asupan nutrisi yang cukup menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas hidup.

Pada usia 50 tahun ke atas, fokus nutrisi tidak hanya pada energi, tetapi juga pada pencegahan penyakit jangka panjang. Nutrisi tertentu berperan besar dalam menjaga kesehatan tulang, sistem saraf, serta fungsi jantung. Jika asupan dari makanan dirasa kurang mencukupi, suplemen dapat menjadi pilihan tambahan.

Meski demikian, suplemen hanya bersifat melengkapi. Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, dan gaya hidup sehat tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan di usia lanjut.

Rekomendasi Suplemen untuk Usia Lanjut

Bagi mereka yang berusia 50 tahun ke atas dan khawatir mengalami kekurangan nutrisi, berikut beberapa suplemen yang umum direkomendasikan.

1. Kalsium

Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh menyerap vitamin dan mineral menurun. Kalsium merupakan mineral penting yang berperan besar dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. Saat asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang, sehingga tulang menjadi lebih rapuh.

National Health Institute merekomendasikan asupan kalsium sebagai berikut: 1.200 mg per hari untuk wanita usia 51 tahun ke atas, 1.000 mg per hari untuk pria usia 51–70 tahun, dan 1.200 mg per hari untuk pria usia 71 tahun ke atas. Meski mengonsumsi suplemen, kebutuhan kalsium sebaiknya tetap dilengkapi dari makanan seperti susu, brokoli, kale, salmon, sarden, dan biji-bijian.

2. Vitamin D

Kalsium bekerja paling efektif jika dikonsumsi bersama vitamin D. Vitamin ini membantu penyerapan kalsium di usus dan berperan dalam menjaga kesehatan tulang, sistem saraf, serta jantung. Paparan sinar matahari memang membantu produksi vitamin D, tetapi proses penuaan memengaruhi kemampuan kulit dalam memproduksi vitamin ini.

Kebutuhan vitamin D bagi orang dewasa usia 19–70 tahun adalah 15 mcg atau 600 IU per hari, sedangkan usia 71 tahun ke atas membutuhkan 20 mcg atau 800 IU per hari. Vitamin D termasuk vitamin larut lemak, sehingga disarankan dikonsumsi bersama makanan yang mengandung sedikit lemak agar penyerapannya optimal.

3. Vitamin B12

Vitamin B12 sangat penting bagi orang dewasa usia lanjut. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kerusakan saraf, gangguan keseimbangan, depresi, kebingungan, penurunan daya ingat, hingga gejala yang menyerupai demensia. Oleh karena itu, asupan vitamin B12 perlu mendapat perhatian khusus.

Orang dewasa membutuhkan setidaknya 2,4 mcg vitamin B12 per hari. Selain dari suplemen, vitamin ini dapat diperoleh dari makanan seperti ikan, daging, unggas, telur, susu, hati sapi, dan kerang.

Suplemen Bukan Pengganti Pola Hidup Sehat

Meskipun suplemen dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi, suplemen tidak bisa menggantikan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. 

Konsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga ringan secara rutin, serta istirahat yang cukup tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan di usia 50 tahun ke atas.

Suplemen sebaiknya dipandang sebagai pendukung, bukan solusi utama. Dengan pemilihan yang tepat dan konsumsi yang bijak, suplemen dapat membantu menjaga kesehatan tulang, saraf, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Terkini

Rekomendasi Tempat Makan Siang Terbaik di Surabaya 2026

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:26:58 WIB

Rekomendasi Tempat Makan Nasi Goreng Malam Jakarta

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:26:57 WIB

Label Musik Dorong Aturan Hak Cipta Lagu Berbasis AI

Kamis, 29 Januari 2026 | 13:26:54 WIB