JAKARTA - Masalah kulit tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga bisa terjadi di area tubuh yang sering kali luput dari perhatian, termasuk ketiak.
Salah satu kondisi yang cukup sering dikeluhkan adalah munculnya tekstur kasar berupa bintik-bintik kecil yang menyerupai kulit ayam atau biasa dikenal sebagai chicken skin.
Meski tidak selalu berbahaya, kondisi ini kerap dianggap mengganggu penampilan, terutama bagi mereka yang ingin tampil percaya diri saat mengenakan pakaian tanpa lengan.
Chicken skin atau keratosis pilaris merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan adanya bintik-bintik kecil dan kasar akibat penumpukan keratin pada folikel rambut.
Area ketiak bisa menjadi salah satu bagian tubuh yang mengalaminya, terlebih jika kulit sering mengalami gesekan, iritasi akibat cara mencukur yang kurang tepat, atau kurang mendapatkan perawatan yang sesuai.
Karena itulah, banyak orang mulai mencari cara aman dan efektif untuk mengurangi tekstur kasar tersebut agar kulit ketiak terasa lebih halus.
Meski kondisi ini tidak bisa hilang secara instan, perawatan yang konsisten dapat membantu memperbaiki tampilan kulit secara bertahap.
Mulai dari eksfoliasi, pemilihan kandungan skincare yang tepat, hingga mempertimbangkan perawatan profesional, semuanya bisa menjadi langkah yang membantu mengatasi chicken skin di ketiak.
Yang terpenting, setiap langkah perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak memicu iritasi baru pada area yang cenderung sensitif tersebut.
Jika kamu sedang mencari solusi untuk mengatasi chicken skin di area ketiak, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan secara efektif dan aman.
Mengenal Chicken Skin di Ketiak dan Penyebabnya
Chicken skin atau keratosis pilaris merupakan kondisi kulit yang ditandai dengan adanya bintik-bintik kecil dan kasar seperti kulit ayam. Bagi sebagian orang, chicken skin dinilai cukup mengganggu penampilan.
Kondisi ini biasanya terjadi ketika keratin, yaitu protein alami pada kulit, menumpuk dan menyumbat folikel rambut. Akibatnya, permukaan kulit terasa kasar dan tampak tidak rata.
Meski lebih sering muncul di lengan atau paha, chicken skin juga bisa terjadi di area ketiak, terutama karena area ini cenderung lembap, sering mengalami gesekan, dan terpapar kebiasaan mencukur.
Oleh karena itu, tak sedikit orang yang mencoba menghilangkan chicken skin di ketiak dengan berbagai cara. Jika kamu salah satunya, simak ulasan tentang cara menghilangkan chicken skin di ketiak dengan efektif dan aman berikut ini.
Perlu dipahami, perawatan untuk chicken skin tidak bertujuan memberi hasil instan, melainkan membantu memperbaiki tekstur kulit secara bertahap. Dengan langkah yang tepat dan dilakukan rutin, kondisi kulit ketiak bisa menjadi lebih halus dan tampak lebih bersih.
Perawatan Dasar yang Bisa Dilakukan Secara Rutin
Langkah awal untuk mengatasi chicken skin di ketiak adalah fokus pada perawatan dasar yang lembut namun konsisten. Area ketiak termasuk sensitif, sehingga penting memilih metode yang efektif tetapi tetap aman untuk kulit.
1. Lakukan Eksfoliasi Secara Rutin
Cara menghilangkan chicken skin di ketiak yang pertama yaitu lakukan eksfoliasi secara rutin. Eksfoliasi bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati serta mencegah terjadinya penumpukan keratin.
Oleh karena itu, gunakan scrub lembut 2-3 kali seminggu. Pastikan kamu menggunakan produk eksfoliasi yang mengandung asam salisilat atau asam laktat ya, Bela!
Eksfoliasi menjadi langkah penting karena membantu membersihkan penumpukan sel kulit mati yang membuat tekstur ketiak terasa kasar. Namun, jangan terlalu sering melakukannya agar kulit tidak menjadi iritasi atau semakin sensitif.
2. Gunakan Produk dengan Kandungan AHA/BHA
Selanjutnya yang tak kalah penting, kamu bisa menggunakan produk yang mengandung AHA/BHA. Hal ini karena AHA dan BHA dinilai efektif mengeksfoliasi kulit tanpa menyebabkan terjadinya iritasi.
Kamu bisa menggunakan produk seperti serum, toner, ataupun lotion yang diformulasikan khusus untuk tubuh.
Kandungan AHA/BHA membantu proses regenerasi kulit secara lebih lembut. Jika digunakan dengan tepat, bahan aktif ini dapat membantu memperbaiki tekstur kulit ketiak yang kasar dan membuat permukaannya terasa lebih halus dari waktu ke waktu.
3. Hindari Mencukur Bulu Ketiak dengan Cara yang Salah
Perlu diketahui, mencukur bulu ketiak dengan cara yang salah dapat memperburuk chicken skin. Oleh karena itu, pastikan kamu mencukur bulu ketiak dengan teknik yang benar.
Caranya, gunakan krim cukur untuk mengurangi gesekan. Kemudian, cukur searah pertumbuhan rambut (pastikan pisau cukur bersih dan tajam).
Jika kamu merasa ragu atau kurang yakin bisa melakukannya, sebaiknya gunakan metode lain seperti laser di klinik kecantikan.
Cara mencukur yang salah dapat memicu iritasi, rambut tumbuh ke dalam, dan memperparah tekstur kasar pada kulit. Karena itu, teknik mencukur yang benar menjadi bagian penting dalam perawatan chicken skin di area ketiak.
Selain perawatan dasar, pemilihan produk yang tepat juga sangat berpengaruh dalam membantu memperbaiki kondisi chicken skin. Kulit yang terhidrasi dan dirawat dengan kandungan yang sesuai cenderung lebih cepat membaik.
4. Gunakan Moisturizer yang Tepat
Cara menghilangkan chicken skin di ketiak berikutnya yaitu dengan menggunakan pelembap yang tepat. Menghidrasi kulit sangat efektif untuk mengatasi chicken skin.
Oleh karena itu, gunakan moisturizer yang mengandung ceramide, urea, atau gliserin. Oleskan setiap selesai mandi dan sebelum tidur.
Pelembap membantu menjaga skin barrier tetap sehat sekaligus membuat tekstur kulit terasa lebih lembut. Penggunaan rutin setelah mandi dan sebelum tidur bisa membantu mengunci kelembapan dengan lebih optimal.
5. Menggunakan Produk yang Mengandung Retinoid
Selain langkah-langkah di atas, kamu juga bisa mencoba menggunakan produk retinoid sebagai cara menghilangkan chicken skin di ketiak.
Namun, sebaiknya gunakan krim retinoid setelah berkonsultasi dengan dokter ya, Bela. Gunakan pada malam hari dan jangan lupa gunakan sunscreen esok harinya.
Retinoid dikenal mampu membantu mempercepat regenerasi sel kulit, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan untuk memperbaiki tekstur kasar. Namun karena area ketiak sensitif, penggunaannya tetap harus hati-hati dan sebaiknya sesuai anjuran dokter.
Jika berbagai perawatan rumahan sudah dilakukan tetapi chicken skin di ketiak masih belum membaik, kamu bisa mempertimbangkan langkah profesional untuk hasil yang lebih terarah.
6. Perawatan di Klinik Kecantikan
Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa mencoba perawatan profesional di klinik kecantikan jika chicken skin di ketiak tak kunjung hilang. Konsultasikan terlebih dulu dengan dokter kulit untuk mengetahui metode yang paling tepat.
Perawatan profesional dapat membantu menentukan penyebab yang lebih spesifik sekaligus memilih tindakan yang sesuai dengan kondisi kulit. Dengan pengawasan dokter, risiko iritasi pun bisa lebih diminimalkan.
Itulah enam cara menghilangkan chicken skin di ketiak dengan efektif dan aman. Meski hasilnya tidak instan, perawatan yang tepat dan konsisten dapat membantu membuat tekstur kulit ketiak terasa lebih halus dan tampak lebih sehat.
Yang terpenting, lakukan setiap langkah dengan lembut dan sesuai kebutuhan kulit agar hasilnya maksimal tanpa menimbulkan masalah baru.