Elnusa

Elnusa Realisasikan Capex Rp566 Miliar Perkuat Teknologi Dan Aset Energi

Elnusa Realisasikan Capex Rp566 Miliar Perkuat Teknologi Dan Aset Energi
Elnusa Realisasikan Capex Rp566 Miliar Perkuat Teknologi Dan Aset Energi

JAKARTA - Industri energi nasional terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan energi serta aktivitas eksplorasi dan produksi di berbagai wilayah. Dalam menghadapi dinamika tersebut, perusahaan jasa energi dituntut untuk memperkuat kapasitas operasional, modernisasi teknologi, serta meningkatkan efisiensi agar tetap kompetitif.

Salah satu langkah yang dilakukan perusahaan adalah melalui investasi belanja modal atau capital expenditure (capex). Investasi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat aset operasional, memperluas layanan, serta meningkatkan kualitas teknologi yang digunakan dalam kegiatan industri energi.

PT Elnusa Tbk. (ELSA) menjadi salah satu perusahaan yang secara konsisten melakukan investasi tersebut. Sepanjang tahun 2025, perseroan merealisasikan capex dalam jumlah signifikan sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing sekaligus menangkap peluang pertumbuhan sektor energi.

Langkah investasi ini juga sejalan dengan pencapaian kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Dengan penguatan aset, teknologi, serta pengelolaan keuangan yang sehat, Elnusa optimistis mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan industri energi nasional di masa mendatang.

Realisasi Belanja Modal Untuk Modernisasi Teknologi Dan Aset

PT Elnusa Tbk. (ELSA) merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp566 miliar sepanjang 2025, atau sekitar 95% dari target Rp594 miliar.

Realisasi investasi tersebut dilakukan untuk memperkuat modernisasi teknologi, meningkatkan keandalan aset, serta mendorong efisiensi operasional guna menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional.

Direktur Keuangan Elnusa Nelwin Aldriansyah mengatakan investasi capex dilakukan secara selektif guna mendukung peningkatan kapasitas layanan sekaligus memperkuat daya saing perseroan di industri jasa energi.

“Penguatan aset dan teknologi menjadi salah satu prioritas strategis Elnusa untuk menjaga keandalan layanan sekaligus membuka peluang kontrak baru. Dengan fondasi aset yang semakin kuat dan pengelolaan keuangan yang sehat, kami optimistis Elnusa berada pada posisi yang semakin baik untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan industri energi,” ujar Nelwin.

Kinerja Keuangan Solid Sepanjang Tahun Buku 2025

Sejalan dengan realisasi capex tersebut, Elnusa juga mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025.

Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp14,5 triliun atau tumbuh 8% secara tahunan. Selain itu, EBITDA tercatat sebesar Rp1,5 triliun dengan laba bersih mencapai Rp718 miliar. Adapun arus kas operasi perseroan mencapai Rp1,7 triliun.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa strategi investasi yang dilakukan perusahaan berjalan beriringan dengan peningkatan performa keuangan yang stabil sepanjang tahun lalu.

Alokasi Investasi Untuk Berbagai Segmen Bisnis Energi

Sepanjang 2025, capex perseroan dialokasikan untuk memperkuat kapabilitas di berbagai segmen bisnis.

Pada segmen jasa hulu migas terintegrasi, investasi difokuskan pada pengadaan Coiled Tubing Units, Cementing Units, serta Seismic Nodes untuk meningkatkan kapasitas layanan well intervention dan survei seismik.

Pada segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi, Elnusa menambah armada mobil tangki bahan bakar minyak (BBM) guna memperkuat jaringan distribusi energi nasional.

Sementara itu, pada segmen jasa penunjang migas, perseroan melakukan penguatan armada maritim, termasuk hopper barge dan docking barges. Elnusa juga mengembangkan fasilitas workshop serta warehouse di Batam guna meningkatkan kesiapan operasional.

Penguatan infrastruktur pendukung juga dilakukan melalui pengembangan warehouse di Duri, peningkatan fasilitas firefighting di WHS BSD, serta penguatan sistem komunikasi operasional.

Kontribusi Segmen Bisnis Dan Strategi Investasi Ke Depan

Dari sisi portofolio bisnis, kontribusi terbesar berasal dari segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi sebesar 60%. Segmen jasa hulu migas terintegrasi menyumbang 28%, sementara jasa penunjang migas berkontribusi 12%. Secara neraca, Elnusa mencatat total aset sebesar Rp10,9 triliun dengan ekuitas Rp5,3 triliun.

Perseroan juga menjaga net profit margin di level sekitar 5%.

Ke depan, Elnusa menyatakan akan terus menjalankan strategi investasi secara disiplin dan selektif dengan fokus pada penguatan teknologi, optimalisasi aset, serta peningkatan efisiensi operasional.

Dengan strategi tersebut, perseroan berharap mampu mempertahankan pertumbuhan kinerja sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan jasa energi terkemuka di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index