Tokopedia dan TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Kreator

Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Kreator
Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat Ekosistem Penjual dan Kreator

JAKARTA - Tokopedia dan TikTok Shop kembali menegaskan komitmen mereka dalam memperkuat ekosistem penjual dan affiliate content creator, dua sektor kunci dalam era discovery e-commerce. 

Langkah ini diungkapkan melalui penyelenggaraan Indonesia Summit 2026, yang berlangsung pada 27–29 Januari 2026. 

Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para penjual, kreator afiliasi, dan mitra yang menunjukkan pertumbuhan signifikan selama tahun 2025, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal untuk terus berkembang dan mencapai pasar global dengan lebih terarah.

Sebagai dua platform besar yang berperan penting dalam perdagangan online di Indonesia, Tokopedia dan TikTok Shop semakin memperkuat posisinya dengan menghubungkan konsumen, penjual, dan kreator. 

Hal ini sangat relevan mengingat proyeksi Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara yang diperkirakan dapat mencapai USD 600 miliar pada 2030. 

Dengan kontribusi ekonomi digital yang sudah menyentuh 8% dari PDB nasional, baik Tokopedia maupun TikTok Shop semakin berfokus pada pengembangan bisnis yang saling mendukung antara penjual dan kreator.

Indonesia Summit Sebagai Wadah Penghargaan dan Kolaborasi

Indonesia Summit 2026 menjadi ajang penting bagi Tokopedia dan TikTok Shop untuk memperkuat ekosistem mereka. Di hadiri ribuan peserta, termasuk UMKM dari berbagai daerah, affiliate content creator, serta mitra strategis, acara ini bertujuan meningkatkan kesiapan penjual dan memperkenalkan berbagai solusi pemasaran dan periklanan yang lebih efisien.

 Selain itu, acara ini juga menyajikan berbagai penghargaan untuk para mitra yang telah menunjukkan prestasi luar biasa, seperti Seller of the Year, Creator of the Year, dan Affiliate Partner of the Year.

Tokopedia dan TikTok Shop mengungkapkan bahwa tujuan mereka bukan hanya untuk menghargai para mitra, tetapi juga untuk mendorong lebih banyak kolaborasi yang menghasilkan dampak positif bagi seluruh ekosistem. 

Di acara tersebut, diluncurkan pula Ramadan Growth Playbook, sebuah panduan strategis untuk membantu penjual dan kreator memaksimalkan penjualan selama periode Ramadan. 

Tak hanya itu, kedua platform ini juga menghadirkan program matchmaking yang mempertemukan penjual dan kreator afiliasi untuk memperkuat kolaborasi mereka menjelang musim penjualan yang sibuk.

Memperkuat Peran Affiliate Content Creator dalam Penjualan

Tokopedia dan TikTok Shop semakin mengakui pentingnya peran affiliate content creator dalam memperluas jangkauan pasar dan membangun kepercayaan konsumen. 

Para kreator ini menjadi penghubung antara produk dan audiens mereka, menggunakan konten kreatif yang relevan untuk menarik minat beli. 

Hal ini sejalan dengan tren belanja berbasis konten yang semakin diminati oleh konsumen, terutama dengan kehadiran platform seperti TikTok yang menyuguhkan pengalaman berbelanja melalui konten video yang menarik.

Stephanie Susilo, Executive Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, menjelaskan bahwa 2025 menjadi tahun yang sangat strategis untuk menghubungkan ekosistem penjual, kreator, dan konsumen. 

Selain itu, di acara Indonesia Summit 2026, Tokopedia dan TikTok Shop juga memperkenalkan berbagai solusi pemasaran yang mengutamakan peningkatan kualitas konten dan strategi pemasaran yang lebih terintegrasi.

"Dengan dukungan affiliate content creator, kami berharap dapat memberikan lebih banyak peluang bagi penjual untuk mencapai audiens yang lebih luas, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka beli," ungkap Stephanie dalam keterangannya.

Menjaga Kepercayaan Konsumen dan Penjual melalui Kepatuhan dan Keamanan

Selain memperkuat kolaborasi antara penjual dan kreator, Tokopedia dan TikTok Shop juga menekankan pentingnya menjaga rasa aman dan kepercayaan pengguna, baik konsumen maupun penjual. 

Seiring dengan pertumbuhan e-commerce yang pesat, kedua platform ini berkomitmen untuk memastikan bahwa transaksi yang terjadi berlangsung dengan transparan dan adil.

Sepanjang Januari hingga Juni 2025, Tokopedia dan TikTok Shop telah menyaring lebih dari 250.000 pengajuan akun penjual yang tidak memenuhi standar kepatuhan, serta meninjau puluhan juta produk untuk memastikan kualitas yang terjaga. Langkah-langkah ini dilakukan untuk menghindari praktik perdagangan yang merugikan konsumen dan menjaga kualitas layanan. 

Lebih dari itu, platform ini juga berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk meningkatkan literasi hak kekayaan intelektual (KI), dengan tujuan mendukung penjual yang memiliki produk dengan hak kekayaan intelektual terdaftar.

"Melalui pendekatan ini, kami ingin memastikan bahwa produk yang dijual melalui Tokopedia dan TikTok Shop adalah produk asli dan memenuhi standar kualitas yang tinggi," ujar Stephanie.

Ekspansi Pasar Global melalui Inisiatif #LokalMendunia

Tokopedia dan TikTok Shop juga terus memperluas dampaknya ke pasar internasional, dengan menginisiasi program #LokalMendunia yang dirancang untuk membantu brand lokal Indonesia memperluas jangkauannya ke pasar Asia Tenggara. 

Sejak diluncurkan pada 2025, program ini sudah membantu brand lokal untuk berekspansi ke negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Filipina.

Program ini tidak hanya memberikan pembelajaran terstruktur, tetapi juga pendampingan intensif serta akses langsung ke ekosistem regional TikTok Shop. 

Dengan dukungan penuh dalam hal pengelolaan toko, pembuatan konten, live streaming, hingga pemenuhan pesanan, brand-brand lokal tersebut kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan bersaing di pasar internasional.

Stephanie menambahkan bahwa enam dari delapan brand yang mengikuti program ini mencatatkan peningkatan transaksi harian setelah kampanye di Malaysia. 

Beberapa brand bahkan melaporkan pertumbuhan dua hingga tiga digit, sementara beberapa yang masih berada di tahap awal telah meraih kenaikan penjualan hingga 50 kali lipat, berkat pemanfaatan fitur Live Shopping.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index