TEMPAT MAKAN

7 Rekomendasi Gudeg Mercon Pedas Favorit Jogja Wajib Dicoba

7 Rekomendasi Gudeg Mercon Pedas Favorit Jogja Wajib Dicoba
7 Rekomendasi Gudeg Mercon Pedas Favorit Jogja Wajib Dicoba

JAKARTA - Kemunculan gudeg mercon tidak bisa dilepaskan dari perubahan preferensi kuliner masyarakat. Jika sebelumnya gudeg identik dengan rasa manis, kini variasi pedas semakin diminati, terutama oleh generasi muda dan wisatawan. 

Gudeg mercon menawarkan keseimbangan antara rasa tradisional dan tantangan pedas yang memacu adrenalin.

Banyak warung gudeg mercon yang awalnya sederhana, kini berkembang menjadi destinasi kuliner populer. Bahkan, beberapa di antaranya telah beroperasi puluhan tahun dan menjadi legenda di kalangan pencinta pedas. 

Keunikan setiap warung terletak pada racikan sambal, tingkat kepedasan, serta pilihan lauk yang melengkapi seporsi gudeg.

Ciri Khas Gudeg Mercon Favorit

Gudeg mercon umumnya memiliki rasa manis yang lebih ditekan agar tidak bertabrakan dengan pedasnya sambal. Oseng krecek menjadi elemen penting, karena di sanalah cabai rawit merah dimasak melimpah hingga menghasilkan rasa pedas yang intens. Beberapa warung juga menambahkan lauk ayam, telur bacem, hingga ceker untuk memperkaya tekstur dan rasa.

Sensasi “mercon” inilah yang membuat gudeg jenis ini berbeda. Keringat yang bercucuran, bibir terasa panas, namun rasa gurih dan nikmat membuat siapa pun sulit berhenti menyantapnya. Tak heran jika gudeg mercon kini menjadi salah satu ikon kuliner pedas di Yogyakarta.

Rekomendasi Tempat Makan Gudeg Mercon

Berikut 7 rekomendasi tempat makan gudeg mercon enak di Jogja yang layak masuk daftar wisata kuliner Anda.

1. Gudeg Mercon Bu Tinah

Gudeg Mercon Bu Tinah dikenal sebagai ikon gudeg pedas di Yogyakarta dan telah berdiri sejak 1992. Kuah areh dan sambal kreceknya dipenuhi cabai rawit merah, menghasilkan rasa pedas yang intens namun tetap nikmat. Warung ini buka malam hari, mulai pukul 21.00 hingga 01.00 WIB, dan sering dipadati pengunjung.
Alamat: Jl. Asem Gede No.8, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta.

2. Gudeg Mercon Mbak Yuni

Berlokasi dekat Pasar Kranggan, Gudeg Mercon Mbak Yuni terkenal dengan oseng mercon yang menggunakan campuran cabai rawit merah dan hijau. Satu porsi terdiri dari nasi, gudeg, krecek, dan oseng mercon, dengan pilihan lauk tambahan seperti ayam ungkep dan telur bacem.
Jam buka: 18.30–01.00 WIB. Harga per porsi relatif terjangkau di kisaran Rp20.000-an.

3. Gudeg Mercon Yu Ponirah

Gudeg Mercon Yu Ponirah menjadi favorit di kawasan Sleman. Rasa gudegnya cenderung seimbang, tidak terlalu manis namun tetap gurih. Keunikan lainnya adalah pilihan lauk yang sangat beragam, layaknya warteg.
Alamat: Jl. Magelang No.83, Sinduadi, Mlati. Jam buka: 20.00–05.00 WIB.

4. Gudeg Mercon Pasar Sentul

Menghadirkan suasana khas malam Jogja, Gudeg Mercon Pasar Sentul berada tepat di depan Pasar Sentul. Gudegnya tidak terlalu manis, berpadu dengan oseng ceker super pedas yang menggugah selera.
Jam buka: 18.00–23.30 WIB (tutup hari Selasa). Harga sekitar Rp25.000-an per porsi.

5. Gudeg Mercon Bu Prih

Gudeg Mercon Bu Prih dikenal dengan rasa yang lebih gurih dibandingkan manis. Sambal merconnya pedas nendang namun tetap lezat, dipadukan dengan ayam suwir, telur bebek, dan krecek.
Alamat: Jl. Rajawali, Babadan No.216, Banguntapan, Bantul. Jam buka: 17.00–21.00 WIB.

6. Gudeg Mercon Yu Yah

Menjadi favorit kuliner malam hingga dini hari, Gudeg Mercon Yu Yah memiliki tempat yang cukup luas dan pelayanan cepat. Gudegnya tidak terlalu manis, sementara oseng merconnya terkenal sangat pedas.
Alamat: Jl. Magelang No.129 A, Sinduadi, Sleman. Jam buka: 20.00–03.30 WIB.

7. Gudeg Mercon Sagan

Berbeda dari kebanyakan gudeg mercon yang buka malam, Gudeg Mercon Sagan melayani pelanggan sejak siang hari. Gudegnya gurih dengan rasa pedas seimbang, porsi melimpah, dan pelayanan ramah.
Alamat: Jl. Sagan GK V No.861, Terban, Gondokusuman.

Gudeg Mercon sebagai Alternatif Wisata Kuliner

Gudeg mercon kini menjadi bagian penting dari peta kuliner Yogyakarta. Keberadaannya membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak harus selalu mempertahankan satu rasa, tetapi dapat berinovasi tanpa kehilangan identitas. Bagi pencinta pedas, menjelajahi gudeg mercon di Jogja adalah pengalaman yang wajib dicoba.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index