JAKARTA - Makanan beku kini semakin menjadi pilihan banyak orang yang menginginkan kepraktisan tanpa harus mengorbankan waktu dan tenaga.
Dengan ritme aktivitas yang padat, menyimpan bahan makanan yang siap diolah jelas memberikan kemudahan dalam menyiapkan menu harian.
Namun, masih banyak anggapan bahwa makanan beku identik dengan makanan tidak sehat dan sarat bahan tambahan.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Proses pembekuan justru dirancang untuk mempertahankan kualitas makanan, mulai dari rasa, tekstur, hingga kandungan gizinya.
Dengan teknologi penyimpanan suhu sangat rendah, umumnya di bawah 0 derajat Celsius, makanan dapat bertahan lebih lama tanpa perlu tambahan pengawet kimia.
Kuncinya terletak pada pemilihan produk. Jika memilih makanan beku yang masih termasuk kategori real food dan minim zat aditif, jenis makanan ini justru bisa menjadi solusi praktis untuk pola makan yang seimbang dan sehat.
Mengenal Konsep Makanan Beku dan Manfaatnya
Makanan beku adalah makanan yang diawetkan melalui proses pembekuan cepat untuk memperpanjang masa simpan. Metode ini bertujuan menghentikan pertumbuhan mikroorganisme sekaligus menjaga nutrisi agar tetap stabil hingga makanan dikonsumsi.
Pembekuan juga membantu mempertahankan rasa dan tekstur makanan sehingga tetap layak diolah setelah dicairkan dan dipanaskan. Karena itu, banyak bahan pangan seperti buah, sayuran, daging, dan produk susu yang aman dikonsumsi dalam bentuk beku.
Dengan penyimpanan yang tepat, makanan beku dapat menjadi cadangan bahan makanan yang efisien, terutama saat tidak sempat berbelanja bahan segar setiap hari.
Anggapan Keliru Tentang Makanan Beku
Selama ini, makanan beku sering dikaitkan dengan makanan instan tinggi garam, gula, dan lemak. Memang benar, ada produk olahan beku yang mengandung bahan tambahan berlebihan, tetapi tidak semua makanan beku termasuk dalam kategori tersebut.
Banyak produk makanan beku yang justru dibekukan dalam kondisi segar tanpa tambahan pengawet. Selama konsumen teliti membaca label dan memilih produk yang tepat, makanan beku bisa menjadi bagian dari pola makan sehat.
Karena itu, penting untuk membedakan antara makanan beku alami dan makanan beku olahan berlebihan agar manfaatnya tetap optimal bagi tubuh.
Pilihan Makanan Beku yang Sehat untuk Tubuh
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa makanan beku yang sehat dan bisa dikonsumsi sebagai pilihan praktis sehari-hari.
1. Buah dan sayuran beku
Buah dan sayuran beku merupakan solusi praktis untuk menyimpan bahan makanan sehat di rumah. Produk ini biasanya dibekukan segera setelah dipanen sehingga kandungan gizinya tetap terjaga.
Dikutip dari Healthline, buah dan sayuran beku kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Harganya juga sering lebih terjangkau dibandingkan versi segar, terutama saat tidak musim. Sejumlah penelitian menunjukkan nilai gizi buah dan sayuran beku setara, bahkan dalam kondisi tertentu bisa lebih baik daripada produk segar.
2. Edamame
Edamame adalah camilan beku sederhana namun sangat bergizi. Kedelai muda ini cukup direbus atau dikukus sebentar sebelum dikonsumsi.
Edamame merupakan sumber protein nabati yang baik serta mengandung serat dan isoflavon. Senyawa ini berperan dalam menjaga kesehatan jantung, membantu pengendalian berat badan, mengurangi risiko beberapa penyakit, serta meredakan gejala menopause. Edamame bisa dinikmati sebagai camilan, lauk, maupun campuran salad.
3. Greek yogurt
Greek yogurt atau yogurt Yunani beku dapat menjadi alternatif camilan manis yang lebih sehat dibandingkan es krim. Yogurt ini tinggi protein dan relatif rendah gula serta karbohidrat.
Sebagai produk susu fermentasi, yogurt Yunani mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh. Walaupun dibekukan, sebagian bakteri baiknya masih dapat bertahan. Namun, tetap perhatikan label gizi karena beberapa produk mengandung gula tambahan cukup tinggi.
4. Daging ayam atau ikan
Daging ayam dan ikan beku merupakan pilihan praktis untuk menu sehari-hari, terutama bagi yang ingin mengurangi konsumsi daging merah. Ayam dan ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi yang mudah diolah.
Ikan seperti salmon dan tuna juga kaya akan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung. Selain lebih awet, produk ini sering kali lebih ekonomis dibandingkan membeli fillet segar.
5. Es loli buah
Es loli buah adalah camilan beku yang menyegarkan dan cocok untuk gaya hidup sehat. Beberapa produk memang mengandung gula tinggi, tetapi ada juga pilihan rendah kalori yang lebih aman dikonsumsi.
Alternatif terbaik adalah membuat es loli sendiri di rumah. Blender buah segar atau beku dengan air, tuang ke dalam cetakan, lalu bekukan. Rasa manis alami dari buah sudah cukup tanpa tambahan gula, madu, atau sirup.
Tips Memilih dan Mengolah Makanan Beku
Agar manfaat makanan beku tetap optimal, pastikan untuk selalu membaca label kemasan. Pilih produk tanpa pengawet dan zat aditif berlebihan, serta perhatikan kandungan gula dan garamnya.
Selain itu, simpan makanan beku sesuai petunjuk dan hindari mencairkan lalu membekukan kembali karena dapat menurunkan kualitas dan keamanan pangan. Dengan cara yang tepat, makanan beku bisa menjadi solusi sat-set, praktis, sekaligus menyehatkan.