PORTALVIRAL.ID — Sumiyati, perempuan 47 tahun asal Bandar Lampung, tewas setelah diduga dianiaya Samson di rumah pelaku di Kelurahan Bukit Kemuning, Lampung Utara. Luka sobek di dahi kanan korban awalnya luput dari perhatian karena kematian sempat diduga akibat terjatuh. Polisi menangkap Samson, seorang petani, setelah kesaksian anak korban membuka penyelidikan kasus ini.
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bukit Kemuning setelah mengalami luka di bagian kepala. Nyawanya tidak tertolong.
Luka Sobek yang Awalnya Diduga Akibat Terjatuh
Kematian Sumiyati sempat diduga akibat terjatuh. Keluarga kemudian menemukan luka sobek pada dahi kanan korban dan melaporkannya ke polisi.
Temuan itu mengubah arah penyelidikan. Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Lampung Utara bersama Unit PPA dan Polsek Bukit Kemuning lalu menyelidiki penyebab kematian korban.
Kesaksian Anak Korban Jadi Petunjuk
Penyelidikan mengarah ke Samson setelah polisi memperoleh kesaksian dari anak korban. Keduanya sebelumnya terlibat cekcok di rumah pelaku.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini menyatakan korban datang dari luar daerah untuk mengunjungi temannya.
"Telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang wanita diduga oleh temannya. Korban ini berasal dari luar Lampung Utara yang datang mengunjungi seorang temannya," ujar Raswidiati.
Ancaman Hukuman dan Proses Hukum Lanjutan
Samson kini ditahan di Polres Lampung Utara. Polisi masih melengkapi berkas pemeriksaan dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian.
Penyidik belum merinci pasal yang dikenakan kepada pelaku. Status hukum Samson masih berjalan dan belum ada putusan pengadilan dalam kasus ini.
Jasad Sumiyati telah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Polisi mengimbau warga menahan diri dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada penyidik.