Populer Global: Elon Musk Triliuner Pertama & Potensi Perang AS-Iran

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:06:01 WIB
Elon Musk [FOTO : NET].

JAKARTA - Sejumlah artikel di kanal Global pada Sabtu (13/6/2026) berhasil menarik perhatian pembaca. Kabar mengenai Elon Musk yang resmi menjadi triliuner pertama di dunia menempati posisi sebagai berita yang paling banyak dibaca dalam 24 jam terakhir. 

Selain itu, pembaca juga menaruh minat besar pada isu potensi perang beku antara AS-Iran, tewasnya pimpinan kartel Tren de Aragua, pencekalan Menhan Filipina oleh China, hingga pamor Piala Dunia 2026 di AS yang kalah saing dengan olahraga basket. Berikut adalah rangkuman artikel terpopuler di kanal Global sejak Sabtu hingga Minggu (14/6/2026) pagi.

1. Elon Musk triliuner pertama

 Pendiri dari perusahaan mobil listrik Tesla serta perusahaan kedirgantaraan SpaceX, Elon Musk, secara resmi mencatatkan diri sebagai manusia pertama di dunia yang memiliki kekayaan menembus angka 1 triliun dollar AS (berkisar Rp 17.780 triliun) pada Jumat (12/6/2026). 

Lonjakan masif kekayaan tersebut dipicu oleh melesatnya harga saham SpaceX pada debut perdananya di bursa Nasdaq, yang diklaim sebagai salah satu aksi penawaran umum perdana (IPO) paling besar sepanjang sejarah.

 Berdasarkan catatan data orang terkaya versi Bloomberg, akumulasi kekayaan bersih Musk saat ini telah menyentuh angka 1,11 triliun dollar AS atau setara dengan Rp 19.735 triliun.

2. Potensi perang beku AS-Iran

 Ketegangan kondisi geopolitik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diperkirakan masih akan terus terjebak dalam siklus konflik yang serupa. Walaupun Presiden AS Donald Trump kerap kali menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian sudah sangat dekat, para analis justru memproyeksikan hubungan bilateral ini berisiko menjadi "perang beku" (frozen war). 

Terdapat beberapa poin krusial yang dinilai masih menjadi hambatan utama. Bukannya mempercepat titik temu, perbedaan persepsi ini diprediksi bakal mempersulit realisasi kesepakatan di tingkat lapangan.

3. Bos kartel Tren de Aragua tewas 

Salah satu pemimpin puncak dari kartel sekaligus organisasi teroris yang masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat, Tren de Aragua, dilaporkan tewas akibat operasi militer AS.

"Atas arahan saya, Komando Selatan AS melancarkan serangan kinetik yang cepat dan mematikan untuk berhasil mengeksekusi Nino Guerrero," kata Presiden AS Donald Trump di Truth Social, dikutip dari CNN, Sabtu (12/6/2026).

"Serangan itu dikoordinasikan erat dengan teman-teman kami di Venezuela, dengan siapa kami bekerja sama dengan sangat baik," lanjutnya.

4. Menhan Filipina dilarang masuk China 

Otoritas Pemerintah China resmi menjatuhkan sanksi hukum kepada Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro Jr beserta pihak keluarganya, berupa pemblokiran atau larangan untuk memasuki kawasan wilayah China. 

Kebijakan pencekalan ini diberlakukan lantaran Teodoro dianggap telah melontarkan pernyataan yang tidak bertanggung jawab, seperti yang dikabarkan oleh Antara.

"Dia adalah salah satu orang yang paling terang-terangan di antara segelintir orang yang memusuhi China di Filipina," ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian saat memimpin konferensi pers di Beijing, Jumat (12/6/2026).

5. Piala Dunia di AS kalah pamor dari basket 

Pelaksanaan turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS) diawali dengan atmosfer yang cenderung sepi akibat rendahnya antusiasme dari masyarakat setempat. Tim nasional tuan rumah sendiri telah menjalani pertandingan pembuka menghadapi Paraguay pada Jumat (13/6/2026) di Los Angeles. 

Kendati demikian, laga perdana tersebut nyatanya tidak berhasil menjadi topik perbincangan utama bagi sebagian besar warga Amerika, termasuk bagi sang Presiden sendiri, Donald Trump.

Terkini