Seskab Teddy Puji Basuki Gunakan Ponsel Lawas Kepala Otorita IKN

Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:57:18 WIB
Seskab Teddy Puji Basuki Gunakan Ponsel Lawas Kepala Otorita IKN

JAKARTA - Di balik pembahasan serius mengenai masa depan Ibu Kota Nusantara, terselip momen ringan yang justru menarik perhatian publik. 

Pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono tidak hanya membicarakan arah pembangunan strategis, tetapi juga memperlihatkan sisi sederhana dari seorang pejabat negara. 

Momen tersebut menjadi simbol bahwa keseriusan kerja pemerintahan dapat berjalan berdampingan dengan kesahajaan pribadi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono di Kantor Sekretariat Kabinet pada Kamis, 15 Januari 2026, siang. 

Pertemuan ini membahas perkembangan terbaru pembangunan IKN sekaligus menindaklanjuti arahan strategis Presiden Prabowo Subianto terkait perencanaan dan pelaksanaan proyek nasional tersebut.

Pertemuan Bahas Arah Pembangunan IKN

Dalam pertemuan tersebut, Teddy dan Basuki membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan pembangunan IKN. Fokus pembahasan tidak hanya pada progres fisik, tetapi juga menyangkut kesiapan konsep jangka panjang agar IKN benar-benar menjadi pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan IKN kini memasuki fase penguatan aspek nonfisik. Hal ini mencakup perencanaan tata ruang yang matang, penentuan fungsi kawasan secara terintegrasi, serta penguatan mitigasi risiko lingkungan. Langkah ini dinilai krusial agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru di masa mendatang.

Arahan Presiden Prabowo Subianto menjadi landasan utama dalam pembahasan tersebut. Presiden meminta agar perencanaan IKN benar-benar mempertimbangkan kondisi geografis dan iklim Kalimantan Timur, sehingga desain kawasan dapat adaptif terhadap tantangan alam yang ada.

Momen Santai Di Tengah Agenda Serius

Di sela-sela diskusi serius, muncul momen santai yang kemudian menjadi sorotan publik. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memuji Basuki Hadimuljono yang masih setia menggunakan ponsel lawas bermerek Nokia. Momen tersebut diabadikan dan diunggah melalui media sosial, sehingga menarik perhatian warganet.

Ponsel yang digunakan Basuki diketahui belum dilengkapi dengan aplikasi media sosial. Kesederhanaan tersebut dinilai mencerminkan karakter pribadi Basuki yang lebih fokus pada substansi pekerjaan dibandingkan mengikuti tren teknologi terkini.

Meski demikian, Teddy menegaskan bahwa momen ringan tersebut tidak mengurangi keseriusan pertemuan. Agenda pembahasan tetap berjalan secara mendalam dan terarah, khususnya dalam memastikan pembangunan IKN selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Arahan Presiden Dan Koreksi Desain IKN

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan sejumlah masukan dan koreksi terhadap desain IKN. Koreksi ini mencakup berbagai aspek, tidak hanya pada bentuk bangunan, tetapi juga fungsi kawasan secara menyeluruh.

Koreksi desain tersebut meliputi penataan ruang terbuka hijau, sistem pengelolaan lingkungan, hingga pemasangan teknologi pendukung seperti sensor pemantauan. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi potensi risiko sejak dini, termasuk ancaman kebakaran hutan dan dampak perubahan iklim.

Salah satu pertimbangan utama Presiden adalah karakter wilayah IKN yang memiliki iklim panas dan potensi kebakaran hutan. Oleh karena itu, desain kawasan diharapkan mampu mengantisipasi berbagai risiko tersebut melalui pendekatan mitigasi yang komprehensif dan berbasis data.

Perencanaan Berbasis Risiko Dan Keberlanjutan

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak semata-mata mengejar target fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan jangka panjang. Pendekatan berbasis mitigasi risiko menjadi kunci agar IKN dapat berkembang sebagai pusat pemerintahan yang aman dan nyaman.

Perencanaan yang matang diharapkan mampu meminimalkan dampak lingkungan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di Kalimantan Timur. Selain itu, aspek kenyamanan dan keamanan bagi aparatur negara dan masyarakat juga menjadi perhatian utama.

Dengan memperkuat aspek nonfisik sejak dini, pemerintah berharap IKN tidak hanya menjadi simbol pemindahan pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi contoh pembangunan kota yang adaptif terhadap tantangan lingkungan. 

Kolaborasi antarinstansi, seperti yang tercermin dalam pertemuan Teddy Indra Wijaya dan Basuki Hadimuljono, dinilai penting untuk memastikan visi tersebut dapat terwujud.

Ke depan, pemerintah optimistis pembangunan IKN dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia. Keseriusan perencanaan yang dipadukan dengan pendekatan humanis diharapkan mampu menghadirkan ibu kota baru yang ramah lingkungan, aman, dan layak huni.

Terkini

Jadwal Bus DAMRI Jogja Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:34 WIB

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:33 WIB

Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 17 Januari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:32 WIB

Bukit Uluwatu Serap Dana Rights Issue Rp492,83 Miliar

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:30 WIB

PGEO Kejar Kapasitas 1 GW dengan Ekspansi Panas Bumi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:13:27 WIB